April 21, 2012

Robot Line Follower Sederhana

RLF adalah sebuah robot yang dapat berjalan mengikuti warna garis hitam / putih. Membuat robot ini sangat sederhana dan mudah dibuat. * Siapkan sepasang Infrared. ditoko yang menjual komponen elektronik sepasang cuma 3000 - 5000 rupiah. warnanya bening dan biru. Ini gambarnya :
Led yang berwarna bening adalah infrared, berfungsi sebagai pemancarnya dan yang biru berfungsi untuk penerimanya. Sensor pada gambar di bawah adalah sensor untuk membuat Robot Line Follower (RLF)/ Line Tracer. Untuk membuat RLF tersebut maka di perlukan 2 buah sensor. Ini skemanya :
Kaki emitor pada transistor BC547 adalah negatif dari catu daya. (pada skema tidak ada) Gambar Transistor BC 547 :
Kalau sudah selesai merakit rangkaian sensor seperti pada skema diatas maka perlu diuji, apakah sudah bekerja atau belum? Caranya dengan menggunakan multitester.Tempelkan kabel negatif (warna hitam) pada pertemuan antara kaki colektor dan led. Tempelkan Kabel positif (warna merah)pada sumber catu daya. (ingat: catu daya pada 5 Volt). Kemudian pada sensor dekatkan kertas berwarna putih dan bergantian dengan yang berwarna hitam.catat perbedaan voltasenya yang termonitor di avometer.Kalau sudah ada perbedaan antara kertas putih dan hitam berarti sensor sudah bekerja. lihat video ini: Out dari sensor dimasukkan ke input dari komparator. Komparator mengginakan IC LM324 yang mudah di dapat di pasaran. Skema komparator menggunakan IC LM 324.
Ini rangkaian dalam IC LM324.
Layout komparator.
Skema H Bridge driver motor.
Layout H Bridge driver.
Bersambung...Insya ALLAH...

Maret 26, 2012

LED (Light Emitting Diode)







LED adalah salah satu jenis dioda maka LED memiliki 2 kutub yaitu anoda dan katoda. Dalam hal ini LED akan menyala bila ada arus listrik mengalir dari anoda menuju katoda. Semakin tinggi arus yang mengalir pada led maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan. Perlu diperhatikan juga arus yang diperbolehkan 10mA-20mA dan pada tegangan 1,6V - 3,5 V. jika lebih dari 20 mA LED akan terbakar. juga voltasenya jangan melebihi dari karakteristik dari LED. Agar LED tidak terbakar perlu kita gunakan resistor sebagai penghambat arus.



Tegangan kerja / jatuh tegangan pada sebuah menurut warna yang dihasilkan :
1. Infra merah : 1,6 V
2. Merah : 1,8 V – 2,1 V
3. Oranye : 2,2 V
4. Kuning : 2,4 V
5. Hijau : 2,6 V
6. Biru : 3,0 V – 3,5 V
7. Putih : 3,0 – 3,6 V
8. Ultraviolet : 3,5 V

Berdasarkan Hukum Ohm, V=I.R
Keterangan : V = tegangan, I = arus listrik, R = Resistor.
Apabila kita mencari nilai resistor maka : R = V/I
R =(Vs-Vd) / I
Vs = tegangan sumber(batry,accu,power suply).
Vd = jatuh tegangan.

contoh :
diketahui LED warna hijau tegangan jatuhnya 2,6 V
sumber tegangan dari adaptor 12 Volt
berapa nilai resistor....>
I= 20 mA = 0,02 A ( arus max LED)

jawab :
R=(VS-Vd)/I
R=(12-2,6)/0,02
R=470 Ohm

Maret 23, 2012

November 27, 2010

zero